Selasa, 23 April 2013

pengertian karangan ilmiah


PENGERTIAN KARYA ILMIAH DAN BAGIAN-BAGIANNYA

>> Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan.

>> Tujuan Karya Ilmiah

Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

>> Manfaat Karya Ilmiah

Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
Memperoleh kepuasan intelektual;
Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

>> Sistematika Penulisan Karya Ilmiah

Secara umum, sebuah karya ilmiah terbagi dalam tiga bagian besar. Bagian yang dimaksud ialah pendahuluan, isi, dan pembahasan. Namun terlebih dahulu kita bahas tentang bagian pembuka dalam penulisan suatu karya ilmiah yaitu, berupa :

-> Cover                                : berisi halaman judul dan keterangan data diri penulis

-> Halaman pengesahan  : berisi lembar pengesahan

-> Abstraksi                          : suatu bagian uraian yang sangat singkat, jarang lebih panjang dari  enam atau delapan baris, bertujuan untuk menerangkan kepada para pembaca aspek-aspek mana yang dibicarakan.

-> Kata pengantar                 : berisi ucapan terima kasih atas terselesaikannya penulisan

-> Daftar isi                             : lembaran berisi nomor halaman setiap bagian

-> Ringkasan isi                    : berisi resume dari objek penulisan



Pada bagian pendahuluan memuat :
Latar belakang masalah : Pada bagian ini, penulis harus menguraikan apa yang menjadi ketertarikannya pada objek yang diteliti. Menjelaskan tentang alasan dasar dari penulisan yang sedang diteliti. Dan keterangan dari suatu penulisan. Tidak jarang, sebuah makalah atau skripsi mendapat sambutan hangat karena membahas topik-topik yang sedang hangat. Satu aspek lain yang perlu dikemukakan pada bagian ini ialah tinjauan pustaka. Peneliti perlu menyertakan beberapa penelitian yang relevan dengan topik yang dikerjakan. Hal ini dilakukan agar memperjelas pembaca bahwa penelitian yang dilakukan bukan mengulangi berbagai penelitian lainnya.
Perumusan dan Pembatasan masalah : Dari fenomena yang menarik perhatian, penulis harus secara eksplisit mengemukakan masalah yang hendak dibahas. Sebab pada bagian latar belakang, masalah yang hendak dibahas biasanya tidak dikemukakan secara eksplisit. Meski demikian, masalah yang hendak dibahas atau diteliti itu masih harus dibatasi lagi. Hal ini dilakukan agar pembahasan tidak terlalu luas kepada aspek-aspek yang jauh dari relevan. Selain itu, pembatasan masalah penelitian juga akan menolong dalam hal efektivitas penulisan karya ilmiah.
Tujuan Penelitian : Dalam tujuan penelitian atau penulisan, dikemukakan usaha-usaha dan hasil-hasil yang telah dicapai penulis secara garis besar. Karya ilmiah bertujuan menyampaikan pandangan atau penilaian penulis tentang topik yang telah diteliti, tujuan umumnya mengemukakan hipotesis penelitian dan penilaian penulis sesudah penelitian.
Manfaat Penelitian : Manfaat penelitian dapat diuraikan secara umum dan khusus. Misalnya, untuk kepentingan praktis, bidang keilmuan atau bidang profesi penulis, atau untuk kepentingan kelompok.


Pada bagian isi memuat :
    a)  Kajian teori atau tinjauan kepustakaan
Pembahasan teori : Pada bagian ini, penulis memuat teori-teori yang berkaitan dengan objek penulisan yang diteliti.
Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan : Penulis memuat pemikiran-pemikiran para ahli yang terdahulu dan juga memuat berbagai argumentasi atau pendapat keilmuan berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh para ahli.
Pengajuan hipotesis : Penulis merumuskan anggapan dasar dari permasalahan yang akan dibahas pada karya ilmiah yang bersangkutan, dan kemudian di uji atau di buktikan kebenarannya dengan teori atau argumentasi yang bersangkutan dengan penulisan yang diteliti.
    b)  Metodologi penelitian
Cara atau sistem yang digunakan pada penelitian agar terbukti atau teruji dengan benar penelitian yang diteliti. Biasanya metodologi penelitian memuat :

Waktu dan tempat penelitian
Metode dan rancangan penelitian ( model yang digunakan pada penelitian )
Populasi dan sampel yang akan di uji berdasarkan objek penelitian.
Instrumen penelitian ( alat yang digunakan pada penelitian )
Pengumpulan data dan analisis data
Pengumpulan data dapat dilakukan melalui penelitian survey atau dengan menyusun kuesioner yang memuat berbagai pertanyaan dari beberapa sampel yang akan di uji. Setelah melakukan pengumpulan data selanjutnya akan di analisa.

Pada bagian pembahasan memuat :                                                                                                
     -> Hasil Penelitian yang dijabarkan sebagai berikut :
Jabaran varibel penelitian : berisi tentang penjabaran dari variabel data yang di teliti. Biasanya dapat berbentuk table atau grafik.
Hasil penelitian : Bagian ini penulis mengungkapkan hasil penelitian yang telah di teliti. Hasil penelitiannya bisa dibuat dalam bentuk penjabaran atau penjelasan dari variabel data yang telah dibuat ataupun dilampirkan. Hasil penelitian ini tentunya didasarkan pada teori yang ada pada bagian pembahasan teori dan kerangka pemikiran dari para ahli.
Diskusi penelitian : mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
 >> Bagian terakhir dari sistematika penulisan karya ilmiah adalah bagian penutup yang memuat :

-> Kesimpulan           : berisi ringkasan secara garis besar dari hasil penelitian yang diteliti.
-> Saran                      : berisi masukan atau pendapat dari hasil penulisan karya ilmiah demi  kesempurnaan suatu penulisan.
>> Dan ada bagian penunjang yang memuat :
-> Daftar pustaka, berisi tentang refensi-refensi yang digunakan penulis sebagai bahan dasar penulisan karya ilmiah. Biasanya dari buku ataupun website.
-> Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian
-> Daftar Tabel

Pengertian Penalaran Induktif :
 :
Menurut Tim Balai Pustaka (dalam Shofiah, 2007 : 14) istilah penalaran mengandung tiga pengertian, diantaranya :
1. Cara (hal) menggunakan nalar, pemikiran atau cara berpikir logis.
2. Hal mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman.
3. Proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.
Sedangkan menurut Shurter dan Pierce (dalam Shofiah, 2007 : 14) penalaran induktif adalah cara menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat khusus.
Lalu menurut Suriasumantri (dalam Shofiah, 2007 :15) penalaran induktif adalah suatu proses berpikir yang berupa penarikan kesimpulan yang umum atau dasar pengetahuan tentang hal-hal yang khusus. Artinya,dari fakta-fakta yang ada dapat ditarik suatu kesimpulan.
Kesimpulan umum yang diperoleh melalui suatu penalaran induktif ini bukan merupakan bukti. Hal tersebut dikarenakan aturan umum yang diperoleh dari pemeriksaan beberapa contoh khusus yang benar, belum tentu berlaku untuk semua kasus.
Aspek dari penalaran induktif adalah analogi dan generalisasi. Menurut Jacob (dalam Shofiah, 2007 :15), hal ini berdasarkan bahwa penalaran induktif terbagi menjadi dua macam, yaitu generalisasi dan analogi.
• Analogi adalah proses penyimpulan berdasarkan kesamaan data atau fakta. Analogi dapat juga dikatakan sebagai proses membandingkan dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya, kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan.
• Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diminati generalisasi mencakup ciri – ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain.
Macam – macam generalisasi :
·         Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penimpulan diselidiki. Generalisasi macam ini memberikan kesimpilan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tetap saja yang belum diselidiki.
·         Generalisasi tidak sempurana
Adalah generalisasi berdasarkan sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.
Pengertian Penalaran Deduktif:
Menurut Shurter dan Pierce (dalam Shofiah, 2007 : 14) Penalaran deduktif adalah cara menarik kesimpulan khusus dari hal-hal yang bersifat umum.
Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit. Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan   (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status social.
Macam-macam penalaran deduktif diantaranya : 
a.      Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan. 
b.      Entimen
Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.

Senin, 05 November 2012

tugas perilaku konsumen 2

<iframe src="http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/15044223" width="427" height="356" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" style="border:1px solid #CCC;border-width:1px 1px 0;margin-bottom:5px" allowfullscreen webkitallowfullscreen mozallowfullscreen> </iframe> <div style="margin-bottom:5px"> <strong> <a href="http://www.slideshare.net/widhifebrianto/chepy" title="Chepy" target="_blank">Chepy</a> </strong> from <strong><a href="http://www.slideshare.net/widhifebrianto" target="_blank">widhifebrianto</a></strong> </div>

perilaku konsumen

<iframe src="http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/15029430" width="427" height="356" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" style="border:1px solid #CCC;border-width:1px 1px 0;margin-bottom:5px" allowfullscreen> </iframe> <div style="margin-bottom:5px"> <strong> <a href="http://www.slideshare.net/widhifebrianto/perilaku-konsumen-cevy" title="Perilaku konsumen (cevy)" target="_blank">Perilaku konsumen (cevy)</a> </strong> from <strong><a href="http://www.slideshare.net/widhifebrianto" target="_blank">widhifebrianto</a></strong> </div>

Senin, 25 Juni 2012

komentar ketahanan energi nasional

KETAHANAN ENERGI NASIONAL
Komentar :
            Menurut saya , ketahanan energi nasional kita sekarang sedang mengalami masalah krisis mengenai meroketnya harga minyak dunia , subsidi , dan harga BBM. Dan juga besarnya anggaran subsidi energi kita pada APBN. Intinya ketahanan energi nasional kita sekarang sedang melemah. Tetapi dalam waktu kemarin-kemarin cukup baik kinerja DEN ( dewan energi nasional ) karna bisa memberikan 3 jenis BBM bersubsidi seperti minyak tanah , premium , Dan solar.
            Untuk kedepannya saya setuju dengan menggunakan sistem SSP dan DSP yaitu mengoptimasi produksi negara dan DSP mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan efisiensi dalam menggunakan energi. Agar terjadi kehematan pemakaian energi untuk masa yang mendatang.
            Dan DEN sekarang juga sedang menerapkan penggunaan minyak ke gas. Tujuannya agar menghemat pemakaian minyak dan menekan pengeluaran negara dalam membeli minyak dunia yang tidak stabil sekarang ini. Dan juga sedang mengembangkan sumber energi air laut yang didirikan NTT.
            Jadi bagus ketahanan energi nasional kita yang sedang melemah tetapi banyak juga solusi yang diberikan untuk menekan pembelanjaan minyak dunia dengan memanfaatkan alam di negara kita. Dan tidak tergantung pada pasar internasional.

komentar pasal 7 ayat 6A

Komentar pasal 7 ayat 6A


KOMENTAR PASAL 7 AYAT 6A
Pasal 7 ayat 6 A berbunyi, "Dalam hal harga rata-rata ICP ( indonesia crude oil price ) dalam kurun waktu enam bulan berjalan mengalami kenaikan atau penurunan lebih dari lima belas persen dari harga ICP yang diasumsikan dalam APBNP 2012, pemerintah berwenang untuk melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi dan kebijakan pendukungnya."
Komentar saya Pasal 7 ayat 6A :
            Menurut saya pasal 7 ayat 6A ini tidak perlu ada dan disah kan oleh presiden. Dalam pengesahannya saja langsung di setujui oleh presiden tanpa harus dengan DPR. Ini bertujuan agar pemerintah dapat mengatur penuh kenaikan dan penurunan harga bahan bakar minyak secara keseluruhan.
            Dalam bunyi pasal tersebut saja sudah mengandung bunyi “ kenaikan atau penurunan “ ini menandakan masih adanya ketidakpastian. Kapan terjadi kenaikan kapan terjadi penurunan itu tidak dapat diketahui, tetapi keadaan dimasyarakat sudah mengalami gejolak harga kenaikan yang sangat tinggi dalam segala hal atau apapun. Bagaimana nasib-nasib rakyat kecil dalam menjalankan usahanya pasti mengalami kesulitan. Dan secara perlahan-perlahan akan menambah tingkat pengangguran di indonesia. Dan ini akan melanggar pasal 28D ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi , setiap orang berhak hidup sejahtera.
            Jadi pasal ini lebih baik tidak ada. Dan jangan menyerahkan harga bahan bakar minyak dengan pasar internasional. Lihat keadaan ekonomi negara kita. Apabila terjadi penurunan memang enak bila terjadi tetapi apabila terjadi kenaikan harga yang tinggi apa yang akan terjadi pada negara ini ??

Senin, 19 Maret 2012

perjalanan wisata ke THE JUNGLE BOGOR bersama sahabat


BERWISATA KE BOGOR TEPATNTA THE JUNGLE WTER ADVENTURE



Melakukan perjalanan ke bogor sangat menyenangkan bersama sahabata,kami sengaja melakukan perjalanan ke bogor karna ingin merasakan sejuknya udara dan indahnya alam,perjalanan kami menggunakan mobil pribadi dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam dari depok tempat kami kuluiah.
kami sengaja memilih THE JUNGLE karna banyak wahan yang dtawarkan yang sangat menarik untuk di coba seperti :

Kiddie Pool
Kolam untuk anak-anak ini juga disukai oleh orang dewasa, seolah-olah mereka ingin mengulangi lagi masa kecilnya. Kolam ini mempunyai 2 kolam besar yaitu :
Kolam Pertama mempunyai kedalaman air sekitar 20 cm sampai sekitar 50 cm, berisi macam-macam permainan air seperti lumba-lumba mainan, jungkat-jungkit, mini slider dan macam-macam air mancur yang terus menerus menyemburkan air.

Kolam Kedua berisi macam-macam permainan seperti water bucket, water canon, dan tight rope.

Slide Pool
Disini terdapat Slide/ Peluncur yaitu sebuah permainan buat anak-anak dan dewasa, dimana pengunjung dapat berseluncur dengan ban yang berputar dijalur yang berkelok-kelok dari sebuah ketinggian dan berakhir di kolam renang.

Macam-Macam Slide:
Racer Slide : mempunyai 4 jalur dengan ketinggian 8 meter, cocok untuk pengunjung yang menyukai tantangan dan ingin uji nyali.

Spiral Slide dan Tube Slide : adalah 2 macam permainan andalan di The Jungle.
Spiral Slide adalah peluncur air yang berbentuk terbuka.
Tube Slide adalah peluncur air yang berbentuk tertutup dengan diameter 1 meter.
Masing-masing slide ini mempunyai ketinggian 12 meter sepanjang kurang lebih 100 meter, pengunjung berseluncur dengan ban dan dapat berlomba dengan teman-teman atau pengunjung lainnya dan berakhir di kolam renang.

Leisure Pool
Merupakan tempat bersantai ditengah kolam renang yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk makan dan minum. Fasilitas yang ada di Leisure Pool seperti area fountain futsal, ruang sinema 4D, wahana kolam luncur, fasilitas air bilas dikamar mandi serta foodcourt.

Area Fountain Futsal
Di area fountain futsal terdapat panggung terbuka cukup besar yang dapat digunakan untuk berbagai acara hiburan, seperti kelompok band yang bermain musik dan menyanyi untuk menghibur pengunjung.

Untuk yang ingin bermain futsal, disini disediakan arena futsal. Keunikan futsal disini, arena futsalnya dilengkapi dengan beberapa titik air mancur dipermukaan lapangan sehingga ketika bermain diselingi dengan semprotan air dari bawah yang cukup keras. Gawangnya pun sangat unik, bukan terbuat dari besi, melainkan dari semburan-semburan air yang tegak lurus ke atas.

Sinema 4D
Adalah Sinema 4 dimensi pertama di kota Bogor dan kedua di Indonesia setelah Dufan Ancol (Dunia Fantasi Ancol). Dengan menggunakan kacamata khusus pengunjung dapat merasakan sensasi selama menonton di sinema 4D. Ketika menonton anda juga dapat merasakan adanya guncangan di kursi, semburan air, desingan benda yang melintas di antara kaki hingga mencium bau hangus. Pokoknya seru dech…

Rumah Hantu
Di Rumah Hantu ini terdapat lorong-lorong dan terdapat beberapa boneka mekanik yang siap menakuti pengunjung, sehingga menimbulkan suasana horor.

Foodcourt
Disini terdapat macam-macam makanan dari yang menu Indonesia sampai menu ala barat. Sambil menikmati hidangan kita dapat juga menikmati keindahan gunung salak.

Lazy River
Merupakan kolam arus sepanjang 400 meter. Di wahana ini pengunjung bisa duduk bermalas-malasan di atas ban besar dibawa terhanyut mengelilingi kolam arus termasuk mengelilingi Akuarium Raksasa (Giant Aquarium) sepanjang 400 meter yang terletak di tengah-tengah kolam. Akuarium Raksasa ini terbuat dari fiber glass tembus pandang dan berisi berbagai jenis ikan tawar yang tergolong langka dari dalam maupun luar negeri, seperti tiger fish, alligator, palmas, arwana irian, pangasius albino, ikan pari air tawar dan banyak lagi lainnya.

Bird Park
Pengunjung dapat menikmati suasana segar dengan kicauan burung yang berasal dari berbagai negara dan daerah di Indonesia. Adapun burung-burung tersebut seperti burung bayan, burung merak, burung elang, burung macau blue, burung flaminggo, burung garuda, burung merak putih, burung merak biru, burung nuri merah, burung kakaktua raja, bebek peking dan masih banyak lagi lainnya.

Dry Park
Merupakan wahana permainan anak-anak. Disini anak-anak dapat melatih dan merangsang syaraf motoriknya dengan merangkak, meloncat, naik tangga, main ayunan, mandi bola dan berbagai sarana edukasi lainnya yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan fisik.

Gazebo & Cabana
Diperuntukkan untuk pengunjung yang ingin menjaga privasi di tengah ribuan pengunjung yang berdatangan setiap hari.

Masih banyak lagi permainan lainnya seperti Snow World, Flying Fox, Paint Ball dan Gokart.

Cinderamata
Terdapat kios yang menjual berbagai macam cinderamata berlabel The Jungle, seperti kaos, gantungan kunci, topi, pulpen, gelas dan lain-lainnya.

Kami menghabiskan waktu libur untuk berenang dan mencoba berbagai wahan kolam,sangat menyenangkan berlibur bersama sahabat ke tempat yang sangat indah dan nyaman.
sampai akhirnya waktupun tak terasa berlalu dengan cepatnya karna terbawa larut suasana yang menyenangkan,kamipun harus bersiap untuk pulang karna waktu yang sudah sore.